Setiap Pegawai ASN Harus Paham Tupoksinya

Biro Organisasi online (Jumat,31/7)

Gema organisasi : Berapa banyak pegawai yang dibutuhkan di lingkungan pemerintahan, jabatan apa saja yang tepat bagi pak taufik oksebuah instansi. Serta sederet permasalahan terkait dengan jabatan dan kompetensi pegawai pemerintahan Untuk menjawab permasalahan yang terjadi maka Kemendagri menerbitkan Permendagri No 35/2012 tentang pedoman Penyusunan Anjab di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah. Regulasi tersebut oleh Pemrov Jatim langsung ditindak lanjuti maka melalui surat gubernur tgl 19Januari 2015 no. 069/407/2015 tentang penyusunan Analisis Jabatan bahwa guna mempercepat penyusunan anjab menerjunkan Tim Analis jabatan Prov Jatim untuk jemput bola ke SKPD Prov.Jatim demikian jelas Kepala Bagian Anjab dan Kepegawaian Biro Organisasi Setda Prov Jatim Drs. Taufik Mujihartanto, MM ketika melakukan fasilitasi penyusunan Anjab di UPT Tahura R Suryo di Malang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. (30/7)

Taufik panggilan akrab Drs. Taufik Mujihartanto, MM memaparkan bahwa setiap pegawai ASN UNTUK WEB TAHURA okharus mengerti jabatan dan tupoksi apa yang melekat pada dirinya. Jangan sampai seorang pegawai lebih condong mengerjakan pekerjaan tambahan dari pada tupoksinya dengan alasan pekerjaan tambahan lebih menguntungkan. Jelas pria kelahiran Bojonegoro ini. Para Pejabat dituntut memahami jabatan apa yang dibutuhkan dan berapa idealnya jumlah pegawai pada instansinya, saat melakukan anjab dibeberapa instansi ditemui ada instansi yang kelebihan pegawai, maka dapat dipastikan beberapa pegawai duduk manis sambil ngobrol, tidak ada output yang dipersembahkan bagi masyarakat. Disisi lain instansi dengan jumlah pegawai minim, namun volume pekerjaan tinggi, maka pegawai memiliki beban kerja yang tinggi.

Analis Jabatan Biro Organisasi Drs. Ec. Basuki mengatakan melalui analisis jabatan akan ditemukan spesifikasi jabatan apa yang cocok, Kompetensi jabatan yang dibutuhkan serta grade/klas jabatan . Hasil dari analisis jabatan nantinya berdampak kepada tunjangan kinerja. Berdasarkan analis jabatan sebagai pertimbangan BKD untuk melakukan rekruitmen pegawai, promosi dan mutasi. Apalagi sekarang adanya UU ASN analisis jabatan dan analisis beban kerja sebagai indicator yang menentukan besaran tunjangan kinerja jelas pria yang telah mengeluti masalah anjab dan abk selama 20 tahun ini.(San)

 

Additional information